e-JKBM harus di sukseskan

DENPASAR, NusaBali
Rabu, 24 Oktober 2012

Penerapan Elektronik Jaminan Kesehatan Bali Mandara (e-JKBM) yang sudah dimulai sejak 2010 lalu ternyata belum berjalan maksimal. Kontan saja hal ini menimbulkan kekecewaan Gubernur Made Mangku Pastika. Saat evaluasi e-JKBM di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (23/10) Pastika mendeadline supaya e-JKBM sudah jalan semua, pekan depan.

Dalam evaluasi e-JKBM, kemarin, hadir Kepala Dinas Kesehatan dr Ketut Suarjaya, dan Asisten II Ketut Wija. Di hadapan pejabat Pemprov Bali, Gubernur Pastika meminta akhir Oktober sudah ada laporan terkait dengan pelaksanaan e-JKBM. “Akhir Oktober nanti saya minta sudah ada laporan berapa yang sudah jalan,” ujarnya.

Dari paparan Kepala Dinas Kesehatan, dari 118 puskemas yang ada di Bali sebanyak 66 yang sudah siap melaksanakan e-JKBM. Sementara sisanya masih terbentur kendala teknis. Seperti masalah Sumber Daya Manusia (SDM), dan persoalan teknologinya. Yang membuat Pastika kaget, dari 9 rumah sakit di Kabupaten dan Kota, baru RSUD Wangaya yang siap melayani dengan e-JKBM. Menurut Tim IT JKBM, Wayan Mantika, persoalan e-JKBM terkendala dengan belum adanya kesatuan komunikasi antara pihak rumah sakit di daerah dengan sistem yang ada. Demikian juga dengan jangkauan signal ke daerah juga kurang bagus.

Tentang agung swastika

Seorang dokter
Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s